Kenapa harus pakai kernel LTS di Arch Linux


   Halo semua, Rafi disini. Mungkin kamu sudah pernah dengar atau baca bahwa di Arch linux kamu dapat menggunakan kernel LTS. Di wiki arch sendiri, menggunakan kernel versi lts sangat disarankan jika kamu ingin sistem arch kamu lebih stabil.

Apa itu kernel?

Singkatnya, kernel adalah program utama dari sistem. Kernel bertanggung jawab untuk mengatur RAM, CPU, Wireless, dan perangkat keras lainnya dan juga mengatur aplikasi-aplikasi. Banyak driver juga dibuat nya di kernel.
Driver semacam kamus buat sistem kamu buat mengenali perangkat keras. Ya semisalnya kamu memasang printer pasti kamu harus pasang driver printer dahulu. Itu karena, sistem kamu tidak mengerti bahasa yang digunakan printer tersebut.
 Sebenarnya, linux adalah kernel. Desktop Environment, aplikasi, sound, dan lain sebagainya hanyalah tambahan / superstruktur diatas kernel. Jadi, menggunakan kata 'linux' tidak begitu cocok jika yang dimaksud adalah distribusi linux. Distribusi linux / distro lebih cocok disebut 'GNU/Linux'. Android sendiri menggunakan kernel linux, tapi android tidak disebut linux. Saya sendiri lebih suka menggunakan sebutan 'linux' untuk 'GNU/Linux' karena lebih simpel.

Oke, jadi intinya kernel adalah bagian terpenting dari sebuah sistem. Di arch linux sendiri settingan awal kita akan menggunakan kernel linux-ARCH ( atau linux latest ) dimana kernel ini belum tentu selalu stabil karena selalu mendapatkan pembaruan fitur atau keamanan lebih cepat dibandingkan versi lts.

Perbedaan LTS dan Latest

Lalu apa saja perbedaan diantara kedua versi kernel ini?

Linux LTS

  1. Lama mendapatkan pembaruan signifikan.
  2. Kernel ini lebih stabil.
  3. Tidak banyak yang berubah.
  4. Hanya dapat pembaruan keamanan.

Linux Latest

  1. Cepat mendapatkan pembaruan.
  2. Kernel tidak stabil.
  3. Banyak yang berubah.
  4. Mendapatkan pembaruan keamanan dan fitur.
Terkadang, kernel LTS tidak mendukung beberapa perangkat keras. Jadi saya sarankan, gunakan kernel LTS. Jika tidak terjadi masalah, gunakan saja versi tersebut. Tapi, jika mendapatkan masalah gunakan versi Latest.

Untuk mengecek kernel versi apa yang sedang kamu gunakan, kamu bisa melakukan perintah ini di terminal :
uname -r
nanti akan keluar versi kernel apa yang sedang kamu gunakan.

Untuk menggantinya, di Arch linux, kamu hanya perlu memasang linux-lts.
sudo pacman -S linux-lts
dan perbarui boot loadernya.
sudo grub-mkconfig -o /boot/grub/grub.cfg
setelah itu reboot.
Sewaktu masuk Grub, pilih advanced dan pilih linux-lts.
Jika sudah berubah dan berjalan dengan baik tanpa adanya error, kamu dapat menghapus kernel yang lama dan updage grub lagi.
sudo pacman -S linux
sudo grub-mkconfig -o /boot/grub/grub.cfg 

0 Comments

Silahkan bebas berkomentar disini. Jangan nyepam link aktif, dan harap gunakan kata yang sopan.
EmoticonEmoticon