5 Cara greget menghemat uang

Your Ads Here
    Sangat sulit untuk menghemat uang di tahun 2017 ini. Apalagi jika kamu termasuk orang yang serba butuh uang untuk keperluan kerja, atau bahkan sekolah. Nah, kali ini saya ingin membagikan 5 Cara greget menghemat uang. Cara ini sudah saya praktekan dan 99% berhasil.

Ingat pengeluaran 3 bulan yang lalu

Untuk memulai menghemat, sebaiknya kamu ingat kembali pengeluaran kamu 3 bulan yang lalu dimulai dari sekarang. Baik itu pengeluaran untuk membeli es krim, permen, pensil, makanan, belanjaan, kekhilafan(?) pokoknya semua uang yang kamu keluarkan harus kamu ingat dan hitung.

Kamu juga harus ingat pemasukan kamu 3 bulan yang lalu dimulai dari sekarang. Pemasukkan disini bisa dari mana saja, baik itu pemasukan dari teman yang bayar hutang, gajian, uang jajan, nemu uang dijalan, dikasih cuma-cuma sama orang, pokoknya semuanya yang masuk harus kamu ingat dan hitung.

Jika kamu tidak ingat 3 bulan ke belakang, coba ingat 2 bulan, 1 minggu, atau hari ini. Pokoknya ingat-ingat pengeluaran dan pemasukan nya. Dan di catat di buku pengeluarannya berapa aja, dan pemasukannya berapa aja setiap harinya. Biar praktis, bisa pake aplikasi yang tersedia di smartphone misalnya money lover, wallet, money manager dsb.

Ingat pengeluaran 3 bulan yang lalu ini sangat-sangat penting banget bagi saya. Karena kamu bakal ingat kondisi keuangan kamu. Misalnya gini, hari ini kamu pikir kondisi keuangan mu baik-baik aja, kamu masih punya banyak duit. Akhirnya, kamu belanjakan uangnya. Padahal nih ya, kamu masih punya hutang sama ibu kantin. Dan pada akhirnya kamu ingat bahwa masih punya hutang, dan pusing sendiri kenapa dibelanjain uang nya.

Nah, dengan mengingat pengeluaran 3 bulan yang lalu kamu bakalan tahu nih kondisi keuanganmu. Apakah lagi untung atau rugi. Jadi, cerita lupa bayar hutang seperti cerita diatas tidak akan terjadi lagi.
Jika kamu tahu kondisi keuanganmu, udah enak nih. Kamu bisa merencanakan keuanganmu untuk 3 bulan ke depan berdasarkan 3 bulan ke belakang.

Jangan mudah tergoda

Tergoda disini maksudnya membeli sesuatu yang tidak penting. Misalnya nih ya, kamu lihat abang cilung di depan sekolah, lalu tiba-tiba kamu ingin membeli cilung tersebut padahal kamu sedang tidak lapar. Nah, ini termasuk mudah tergoda.Karena, mau kamu beli atau tidak cilung tersebut, kamu tidak akan mati pada saat itu juga. Jikalau kamu membeli, kamu mungkin akan enak pada saat itu, tapi 1 atau 3 hari kedepan kamu lihat pengeluaranmu, pasti kamu akan berpikir ' Kenapa saya membeli ini? kayaknya kalo saya gak beli ini saya gak bakalan mati kok. '.

Atau misalnya, saat itu lagi laper-lapernya pas lagi pulang sekolah. Jadinya beli cilung gitu misalnya. Itu juga termasuk tergoda. Karena kamu hanya perlu bersabar sebentar menahan rasa lapernya sampai kamu tiba di rumah dan makan. Lagipula bersabar tidak dapat menyebabkan kematian kan?

Atur Budget/Anggaran

Banyak anak SMA atau mungkin mahasiswa yang tidak tahu bagaimana cara mengatur budgetnya. 12 tahun sekolah tidak pernah diajarin cara mengatur budget kan parah banget ya. Nah, cara paling gampang mengatur budget ini dengan memotong tiap pemasukan 50%, 30%, dan 20%.
Misalnya, kamu dapat pemasukan 1.000.000 bulan ini, nah langsung deh kamu potong pemasukkan tersebut sebesar 50%, 30%, dan 20%.

50% ini adalah biaya yang pasti dan harus dikeluarkan pada bulan itu, misalnya biaya kostan, biaya bensin, listrik, dan biaya-biaya lainnya yang pasti bakal ditagih bulan ini itu diambil dari 50% dari pemasukan tadi.

30% digunakan untuk tabungan dan investasi kamu, ngomongin soal tabungan akan lebih baik jika kamu nabung dulu hingga biaya hidup kamu untuk 3 - 6 bulan kedepan sudah ada backup nya yah istilahnya udah aman lah. Jadi misalnya jika sewaktu-waktu ada sesuatu yang tidak diinginkan, kamu masih punya pegangan yang sudah kamu persiapkan 3 bulan kebelakang.
Kalau misalnya, kamu tidak punya tabungan untuk 3 - 6 bulan kedepan, lebih baik kamu hidup sangat-sangat minimalis. Makan indomie aja deh tiap hari, atau makan di warteg cukup nasi, tempe, tahu, garem + air anget dah cukup minimalis aja, gak usah deh ke restoran ala-ala korea gitu.

20% digunakan untuk sesuatu yang fleksibel. Misalnya untuk bayar pakir, nonton bioskop bareng gebetan, belanja kecil-kecilan, hadiah buat gebetan, atau buat ngopi dipinggir jalan.

Buat kebiasaan baru yang murah meriah

Kita mungkin saja mempunyai kebiasaan yang gak murah-murah banget. Misalnya, makan di restoran ala-ala korea + ngajak gebetan tiap malem minggunya. Yang ada malah tekor ++. Mulai deh dari sekarang hilangkan kebiasaan-kebiasaan itu. Dan buat kebiasaan baru yang murah misalnya ngajak makan gebetan ke warteg. Tak apa ke warteg, yang penting kan pengeluaran tetap terjaga.

Nabung 10 ribuan

Tiap kamu punya uang 10 ribuan yang mungkin gak bakalan dipakai untuk membeli sesuatu, mendingan ditabung aja. Ingat ya, tiap ada pecahan uang 10 ribuan langsung di tabung aja jika tidak akan dipakai. Bayangin aja, misalnya 10 ribu perharinya, maka sebulannya sudah dapat 300 ribu.
Gak bisa 10 ribu? coba 5 ribuan. Gak bisa? coba 2 ribuan. Yah pokoknya pecahan yang hanya ada selembar seperti, 2 ribu, 5 ribu, 10 ribu, 20 ribu, 50 ribu.

Nah itu dia, 5 cara greget menghemat uang ala rafi. Semoga bermanfaat! :D
Your Ads Here

0 Comments

Silahkan bebas berkomentar disini. Jangan nyepam link aktif, dan harap gunakan kata yang sopan.
EmoticonEmoticon