Apa itu Hosting?

Your Ads Here

   Hosting adalah suatu tempat diinternet dimana kita bisa menyimpan data-data diinternet. Biasanya hosting digunakan oleh perusahaan untuk memudahkan pelayanannya melalui konten diwebsite. Diinternet, banyak sekali penyedia web hosting mulai dari yang gratisan sampai yang berbayar. Tentu saja, antara yang gratis dan berbayar itu beda. Baik itu beda bandwidth, space hdd, sampai beda menyediakan email khusus. Singkatnya sih, jika kamu ingin membangun sebuah bangunan ( website ) maka perlu tanah dulu, nah web hosting adalah tanahnya.

Disini ada beberapa kelebihan yang akan kita dapatkan jika kita mempunya hosting sendiri, diantaranya :

  1. Bebas upload data/file kedalam web.
  2. Bebas me-kustom web.
  3. Bisa block IP.
  4. Bisa membuat kustom email.
  5. Dan masih banyak lagi!
Hosting sendiri ada 4 jenis, yaitu Shared Hosting, Dedicated Hosting, VPS, Colocation Server.

Shared Hosting
Shared hosting ini hosting yang gratis, dimana di hosting ini akun akan ditaruh bersama-sama dengan beberapa user lain dalam satu server dan service yang sama. Tidak heran jika orang yang menggunakan hosting ini web nya sering down.

Dedicated Hosting
Dedicated Hosting atau biasa disebut Dedicated Server adalah hosting yang dikelola oleh perorangan dimana satu server dipakai oleh satu orang. Dengan hosting ini, klien akan mendapatkan akses penuh terhadap server. Berbeda dengan shared hosting dimana satu server dipakai bersama-sama.

VPS
VPS ( Virtual Private Server ) hampir sama dengan dedicated hosting, hanya saja VPS kita dapat menggunakan OS sendiri. selain itu dengan VPS kita dapat menginstall program virtual dari jarak jauh. Singkatnya, jika kamu membeli VPS dan berlokasi di jerman, kamu dapat komputer dijerman tapi kamu mengontrol komputer itu dari lokasi kamu. Oh ya, dengan VPS kamu dapat akses penuh root, ram, hdd.

Colocation Server
Ini adalah server yang dititipkan di suatu tempat yang aman untuk menyimpan server ( Data center ). Biasanya perusahaan-perusahaan besar menggunakan colocation server. Karna dengan menggunakan colocation server, memungkinkan user untuk membeli server sendiri, firewall, switch, dan install apa saja sendiri. Dan dengan colocation server, kita nanti membeli hardwarenya dan mengirimnya ke data center.
Your Ads Here

0 Comments

Silahkan bebas berkomentar disini. Jangan nyepam link aktif, dan harap gunakan kata yang sopan.
EmoticonEmoticon